Senin, 16 April 2018

Jika Bukan Khalifah



//Jika Bukan Khalifah//

Hanya orang-orang tidak waras yang menilai dunia khususnya Indonesia, baik-baik saja.

Dunia, juga Indonesia sedang sakit. 'Anakan' (baca ; bunga) utang luar negeri Indonesia 24O trilyun per tahun. Itu baru bunganya. Pembayaran bunganya saja selama ini sebenarnya sudah cukup untuk mengembalikan utang pokok sejak zaman Belanda.

Tapi siapakah yang berani membatalkn perjanjian-perjanjian Indonesia dengan dunia demi melaksanakan hukum Allah jika bukan Kholifah?

Sumber daya alam kita di Freeport dll dikeruk asing selama berpuluh tahun. Siapakah yang bisa membatalkan kontrak dengan Freeport dll jika bukan Khalifah?

Murahnya nyawa kaum muslimin, baik yang dibantai kafir sperti Suriah, hingga melayangnya nyawa akibat diri sendiri karena miras oplosan, yang memakan korban 48 orang kemarin, siapakah yang bisa membuat aturan larangan khamr jika bukan Khalifah?

Apa problem ini hanya di Indonesia saja? Di Amerika Serikat, Australia, Rusia lebih 'nemen'. Tak hanya Indonesia, dunia ini sedang sakit. Dan Khilafah obatnya. Dunia butuh Khilafah

Pada masa Khilafah, generasi yang ada cemerlang. Imam Syafii 7 tahun hafal Alquran, 11 tahun hafal Al-Muwatho', 13 diangkat menjadi mufti. Anak kita sekarang jelas 6 SD baru hatam Iqro'. Siapakah yang bisa menerapkan kurikulum Islami. Sekolah tak dibedakan dengan pesantren, semua kurikulum berlandaskan aqidah Islam, jika bukan Khalifah?

Generasi masa Islam dahulu saat membaca Al Umm, 'yatajassad' jadi Imam syafii, baca Ihya' Ulumiddin 'yatajassad' menjadi Imam Fhazali.

Saat ini anak-anak kita nonton Batman 'yatajassad' jadi Joker, tokoh jahat kriminil di film Batman. Siapakah yang bisa mengkontrol media jika bukan Khalifah?

Maka Khilafah itu harus, perlu, wajib, bahkan janji Allah.

Namun meski janji, tetap harus diperjuangkn, hingga kaum muslimin menerima dan mengambilnya, Ahlun Nushrah mendukung, In sya Allah khilafah tegak. Khilafah hukum Islam, bersumber dari Allah. Sudah dijanjikan oleh Allah. Tegaknya Khilafah, hanya masalah waktu saja.

(Ust. Syamsuddin Al Wahidah - MT Bustanul 'Amiilin)

0 komentar:

Posting Komentar