Senin, 16 April 2018

Mirip Umar yang Mana?


[TRENDING TOPIC]


Mirip Umar yang Mana?

Oleh : Aryh Menata Kata

Jika ada yang menyamakan Anda dengan Umar bin Al Khaththab, jangan ge er dulu. Karena Umar itu hidup dalam dua fase, yakni fase jahiliyyah dan fase Islam.

Kan ini menyamakannya dengan sikapnya yang merakyat? Pasti pada fase Islam dong. Belum tentu juga. Karena Umar itu sedari belum berislam pun sudah merakyat.

Dikisahkan bahwa ketika Umar masih jahiliyyah, beliau sudah terbiasa kumpul dengan para pekerjanya. Bahkan ketika dalam perjalanan dagang sekalipun, Umar tak segan-segan untuk makan bersama dengan para pekerjanya. Akan tetapi, meskipun Umar bersikap terpuji seperti demikian tetap saja hal tersebut hanya terpuji di kalangan manusia. Karena saat itu Umar termasuk salah satu tokoh kafir Quraisy yang sangat memusuhi Islam.

Lalu apa perbedaan Umar ketika masih jahiliyyah dan sesudah berislam? Jelas berbeda. Ketika sudah berislam, Umar menjadi pembela Islam. Umar marah saat Rasulullah dan Islam dihina. Beliau paling terdepan saat Rasulullah dan Islam terancam.

Saat jahiliyyah, Umar menjalankan adat jahiliyyah, sedangkan ketika sudah berislam ia taat menjalankan hukum Syariah. Ia pun tetap menjadi pemimpin yang merakyat. Bahkan saat ia menerima kunci Al Aqsha di saat pembebasan Yerusalem, beliau hanya memakai jubah yang kusam dan bersahaja. 

Mestinya kita introspeksi. Jika hanya karena merakyat tanpa membela Islam, Anda dikata mirip Umar. Umar di fase yang mana? Apalagi ketika sikap merakyat itu hanya sekedar pencitraan berkala semata. Mungkin yang memuji Anda sedang ngelindur, mohon dimaklum saja. 

= Ary H. =
(Pengelola FP Mudah Nulis)


0 komentar:

Posting Komentar