REPORTASE BUBER & BINCANG MAHASISWA



[INFO JEMBER]

REPORTASE BUBER & BINCANG MAHASISWA

Intelektual Awas Terjangkit Islamophobia, Syari'ah phobia & Khilafahphobia!
Ahad 20 Mei 2018 lalu, Komunitas Back to Muslim Identity (BMI) wilayah Jember mengandakan Buber dan Bincang Mahasiswa bertemakan "Waspada Islamophobia Mendera Intelektual". Puluhan mahasiswi dan aktivis berkumpul penuh ukhuwah dengan hangatnya suasana Ramadhan.
Host, Saudari Hida menyapa peserta dan mengingatkan betapa mulianya bulan Ramadhan. Namun ada yang berbeda di Ramadhan kali ini karena diramaikan dengan pemberitaan BOM yang lumayan membuat publik termasuk umat Islam resah.
Pemateri, Saudari Irin menyampaikan bahwa pemberitaan BOM disusul dengan makin maraknya fenomena Islamophobia. Bahkan Islam dikaitkan dengan terorisme. Islamophobia adalah bentuk ketakutan pada islam maupun ajaran-ajarannya. Ciri-ciri islam mulai ditakuti, dicurigai. Islam dan ajaran-ajarannya dianggap sebagai bahaya dan ancaman.


Mengapa jika identik dengan Islam dianggap bahaya dan ancaman? Mengapa darurat LGBT, kekerasan perempuan, adanya belasan pangkalan militer asing mengelilingi indonesia tidak menjadi fokus dan tidak dianggap ancaman?
Jika kita flashback betapa banyak intoleransi pada Islam, ajaran dan penyerunya. Salah satunya yang santer juga ajaran Islam Khilafah dianggap ancaman.
Padahal Khilafah adalah ajaran Islam yang mulia. Bahkan para ulama' empat madzhab pun sepakat akan wajibnya. Terlebih bagi seorang muslim wajib menjadikan Islam sebagai aturan seluruh aspek kehidupan.


Sudah menjadi rahasia umum bahwa Barat memang memiliki proyek untuk menjadikan umat Islam phobi terhadap Islam. Mereka tahu bahwa Khilafah ancaman bagi keberlangsungan hegemoni mereka. Dokumen-dokumen politik pun membuktikannya. Salah satunya dengan mengaruskan Islam moderat. Islam yang lunak pada kemaksiatan dan penjajahan Barat.
Sebagai intelektual,terlebih intelektual muslim harus jeli teehadap setiap kabar yang datang, serta menjadikan islam sebagai sandaran.
Islam bukan ajaran teror. Islam ajaran Rahmat.
"Dan tidaklah kami mengutusmu (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam."(TQS.Al-Anbiya':107)

2 komentar


EmoticonEmoticon