Ismail Yusanto: HTI Tetap Lanjutkan Perjuangan


Ismail Yusanto: HTI Tetap Lanjutkan Perjuangan! 

 Pascaputusan sidang PTUN yang menolak gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Senin (7/5/2018), Ismail Yusanto selaku Jubir HTI berorasi di ratusan simpatisan yang sedari awal tertib mengikuti jalannya persidangan.

“Apakah terhadap putusan hakim tersebut kita terima atau tolak? Kita katakan: TOLAK! TOLAK! TOLAK! Kita memang harus menolak putusan itu, karena dengan jelas mempersalahkan dua hal utama: yaitu kegiatan dakwah dan kedua ide khilafah,” tegas Ismail.

Menurutnya, ini bukan soal Hizbut Tahrir, tapi soal kegiatan dakwah dan ide Khilafah. Dakwah adalah kegiatan yang mulia, kewajiban setiap muslim. Hizbut Tahrir bagian dari kelompok Islam telah secara konsisten, bersungguh-sungguh, dan istiqomah melaksanakan kegiatan perintah Allah dan Rasul-Nya tersebut.

“Dalam dakwahnya, HTI menyampaikan ajaran Islam, seluruh ajaran Islam dari A sampai Z. Dari akidah, ibadah, pakaian, muamalah, juga ekonomi, sosial, budaya, politik, dan khilafah sebagai bagian dari ajaran Islam. Kita tidak mau Khilafah dipersalahkan,” jelasnya.

Terkait putusan ini, HTI menilai bahwa keputusan Pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir atau mencabut BHP adalah sebuah kezaliman. Ismail menambahkan, bahwa HTI menolak kuat kezaliman tersebut, dan kezaliman harus dihentikan, apalagi terhadap dakwah yang menyebarkan ajaran Islam, yakni Syariah dan Khilafah.

Setelah ini, dalam waktu secepatnya, HTI menyatakan akan melakukan upaya banding.

“Kita harus melangkah dengan tenang dan istiqomah, dengan gagah, tidak perlu sedih, sedih karena ternyata ada banyak saudara sesama muslim menghalangi tegaknya Islam. Karena itu, bila ada provokasi di luar sana, antum hati-hati. Bila ada keributan itu bukan simpatisan anggota HTI, kita berjuang bukan untuk keributan. Tunjukkan pada Allah dan malaikat-Nya bahwa kita istiqomah memperjuangkan agama-Nya,” ujar Ismail kepada para simpatisan.

Ismail juga mengimbau aparat untuk tidak melakukan apapun kepada anggota HTI, tidak boleh ada persekusi, bila ada persekusi, lanjut Ismail, “cepat laporkan advokat yang dekat dengan antum...”

Sebelumnya, Ustadz Labib selaku ketua DPP HTI berpesan kepada para simpatisan agar pulang dengan tertib dan lancar.

"Pulanglah dengan tenang, berdiri dengan kepala tegak, jangan ada yang melakukan tindakan melawan hukum, merusak berbuat onar, itu bukan karakter HT. Kalau nanti ada yang melakukan demikian, berarti bukanlah kader HT. Tetap berdakwah. Yang pasti, dakwah jangan berhenti, karena ini perintah Allah apapun risikonya. Takbir!" yang disambut dengan pekikan takbir.

Agenda tersebut diakhiri dengan pekikan takbir dan lantunan shalawat asyghil dari para simpatisan, dimana shalawat ini adalah permintaan kepada Allah agar para penguasa zalim disibukkan oleh permasalahan di antara mereka sendiri, sehingga kaum muslim bisa mencapai hal yang diinginkan. []

2 komentar

  1. Apapun hasil dari persidangan, dakwah tetap berjalan. Ada atau tidaknya BHP, dakwah HTI tetap berlanjut.

    BalasHapus
  2. Dakwah tak tetap harus jalan. Dakwah tak bisa dimatikan hanya dgn selembar kertas legalitas. Apalagi legalitas dr yg superioritas nafsu duniawi
    #LanjutkanPerjuangan
    #KhilafahAjaranIslam
    https://nurulsakinahbayti.blogspot.com/?m=0

    BalasHapus


EmoticonEmoticon