Kopdar Bareng IMJ Kec. Kalisat “BUNDA, AJARI ANAK KITA MENGENAL ALLAH”

[Reportase]

Kopdar Bareng IMJ Kec. Kalisat “BUNDA, AJARI ANAK KITA MENGENAL ALLAH”

Oleh : By. Yurfiah Imamah 
(Guru PAUD Homeschooling MUTIARA UMAT JEMBER)

Ahad, 6 Mei kemarin saya diberi kesempatan oleh Info Muslimah Jember (IMJ) untuk mengikuti acara Kopdar Barengan yang diselenggarakan di beberapa daerah di Jember. Tentunya setelah kopdar perdana di Hotel Royal sukses digelar bulan April lalu. Kopdar pertama kali ini diadakan di kecamatan Kalisat. Dengan spesial sharing Parenting yang bertema "Bunda, ajari Ananda Mengenal Allah". 
Tempat kopdar kali ini cukup mudah dijangkau karena letaknya di pusat kecamatan Kalisat, yakni di kediaman ibu Hj Ninik Rachmani. Beliau adalah pengusaha sukses di Kalisat dan juga merupakan member grup IMJ.



Sebagai host, saya membuka acara dengan membaca Basmalah bersama-sama, serta menyapa para bunda sholihah yang telah berkumpul dan tak sabar menunggu acara dimulai. Kemudian saya pandu para peserta dengan Yel-Yel IMJ, "Info Muslimah Jember…!" peserta dengan kompak dan semangat menjawab "Inspirasi Wanita Sholihah!". Suasana menjadi tidak canggung setelah saya mengajak para bunda untuk saling memperkenalkan diri.
Agar kopdar kali ini dibarokahi oleh Allah, acara dibuka dengan pembacaan tilawah Al-Qur'an oleh Ustadzah Fathimah. Yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan shohibul bayt yaitu ibu Hj. Ninik Rachmani.


Sebelum sesi materi, suasana begitu meriah dengan tampilan dari generasi mutiara umat yang terdiri dari Aisyah Sulha Tsabita (4 tahun), Nashrin Nauro Fajriyah (5 tahun), Annisa Fatihah Syauqina (4 tahun), dan Ahmad Khoiru Azam Al Amin (3 tahun). Mereka menyanyikan mars Mutiara Umat dan membaca 3 surat Al-Qur'an (Adh-Dhuha, Al-Insyiroh, At-Tin). Mereka adalah penghafal Al-Qur'an yang saat ini tengah belajar menghafal 1 juz.
Dengan suara lantang dan semangat generasi cilik tersebut mengatakan "Kamilah Generasi Mutiara Umat... Yes yes yes!!! Allahu Akbar!!! "
***


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, Ustadzah Faiqotul Himmah S.Si, pemateri parenting yang ditunggu-tunggu kedatangannya pun menyapa para bunda sholihah yang hadir. Ustadzah Faiq begitu sapaannya, merupakan Pemred info Muslimah Jember (IMJ) dan Volunteer Masyarakat Tanpa Riba.
Bunda dari satu putri ini menekankan bahwa anak adalah penyejuk hati orangtua, tidak ada istilah anak nakal, karena anak merupakan cerminan dari orangtua. Pemateri juga mengajak para bunda yang hadir untuk merenungkan dari mana asal anak-anak kita? Dan apa tujuan diciptakan anak-anak kita?


Namun sayangnya anak yang merupakan penyejuk hati. Kini menjadi berubah, dengan potret buram anak-anak kita, bahkan setelah mendapatkan Pendidikan karakter.
Banyaknya anak-anak yang tawuran, berani melawan guru bahkan membunuh gurunya sendiri. Semakin dikuatkan dengan Pendidikan karakter yang salah satu isinya memberikan ruang kebebasan pada anak, sehingga anak semakin bebas melakukan apa saja yang diinginkan sekalipun itu salah dan berbahaya.
Mengapa Pendidikan karakter ini tidak berhasil? Karena tidak berbasis aqidah Islam, justru berbasis sekulerisme yang lahir dari Barat dan memasukkan nilai-nilai yang tidak sejalan dengan Islam. Oleh karena itu, para bunda haruslah mengajak anak kembali kepada Islam.
Dan membekali diri dengan iman yang kuat serta memiliki kepribadian islam. Untuk menjadi seperti itu orangtua wajib menanamkan aqidah yang kuat kepada ananda bahkan sejak didalam kandungan. Lebih jauh, anak dikenalkan dengan asma dan sifat-sifat Allah. Dengan begitu, anak mengetahui betapa Allah Mahabesar, Mahaperkasa, Mahakaya, Mahakasih, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan seterusnya. Jika anak bisa memahaminya dengan baik, insya Allah, akan tumbuh sebuah kesadaran pada anak untuk senantiasa mengagungkan Allah dan bergantung hanya kepada Allah. Lebih dari itu, kita berharap, dengan itu akan tumbuh benih kecintaan anak kepada Allah; cinta yang akan mendorongnya gemar melakukan amal yang dicintai Allah. Dan hal itu dilakukan secara berulang-ulang. Ustadzah Faiq juga mengajak para bunda untuk menjadi orang tua pembelajar, taat Allah dan taat syariah dengan mengkaji Islam secara rutin.
Para peserta sangat antusias menyimak pemaparan Ustadzah Faiq, terbukti saat saya membuka kesempatan bagi peserta untuk bertanya di sesi diskusi kali ini, peserta dengan seketika mengajukan pertanyaannya. Dua penanya dirasa cukup mewakili peserta yang lain. Yang selanjutnya kedua penanya mendapatkan doorprize dari panitia.
***
Waktu sudah beranjak siang, sebelum acara diakhiri, peserta terlebih dulu diminta untuk mengisi kuesioner yang telah disiapkan panitia. Tak ketinggalan momen spesial ini pun diabadikan dengan sesi foto bersama. Dan semua peserta berharap Kopdar kali ini menjadi langkah awal perbaikan dalam mendidik generasi agar senantiasa mencintai dan dicintai Allah. Aamiin yaa Robbal 'aalaamiin...

0 Comments

Posting Komentar