Manusia Yang Celaka di Bulan Ramadhan


[Menuju Ramadhan Bulan Taqwa]

//Manusia Yang Celaka di Bulan Ramadhan//

Oleh : Wardah Abeedah

Diriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Ujrah radhiyallahu ‘anhu; dia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 

‘Datanglah ke dekat mimbar!’
Kami pun mendatangi mimbar.

Ketika beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menaiki satu anak tangga, beliau berkata, ‘Amin ….’
Beliau menaiki anak tangga kedua, dan berkata, ‘Amin ….’
Beliau menaiki anak tangga ketiga, dan berkata, ‘Amin ….’

Sewaktu beliau turun, kami katakan, ‘Wahai Rasulullah, kami tadi mendengarmu mengucapkan sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya.’

Beliau bersabda, ‘Jibril ‘alaihis salam mendatangiku. Dia berkata, ‘Celakalah orang yang menjumpai Ramadhan tapi dosanya tidak diampuni.’ Kukatakan, ‘Amin ….’

Ketika kunaiki anak tangga kedua, dia berkata, ‘Celakalah orang yang tidak bersalawat atasmu ketika namamu disebut di dekatnya.’ Kukatakan, ‘Amin ….’

Ketika kunaiki anak tangga ketiga, dia berkata, ‘Celakalah orang yang mendapati masa tua ibu-bapaknya namun dia tidak mampu masuk surga (dengan cara berbakti kepada keduanya, pen.)".

(Hadits shahih; riwayat. Al-Hakim. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib)

Mengapa Allah memvonis celaka? Karena besarnya kerugian orang yang Allah berikan kesempatan melalui Ramadhan, namun menyia-nyiakan banyaknya keutamaannya.

Rasulullah SAW menjanjikan, barang siapa yang berpuasa Ramadhan, bangun untuk qiyamul lail di bulan Ramadhan karena beriman kepada Allah dan mengharap pahala-Nya, maka dosa-dosanya di masa lalu akan diampuni.

Itu mengapa, Rasulullah SAW dan para sahabatnya serius mempersiapkan datangnya bulan Ramadhan. Bahkan mereka mempersiapkan diri memasuki Ramadhan, sejak enam bulan sebelum kedatangannya.

Bagaimana dengan kita? yang ilmu kita tak sebaik sahabat Rasul? iman dan ibadah kita mungkin tak selevel dengan mereka radhiyallahu 'anhum?
Apa yang sudah kita persiapkan?
Akankah kita termasuk golongan yang bersih dari dosa ketika Ramadhan berlalu nanti?

Semoga Rabb yang Maha Baik, menolong kita untuk menjalani Ramadhan dengan mempersembahkan amalan terbaik. Allahumma Aamiin.
Allahu a'lam bis shawab


0 Comments

Posting Komentar