Mesir Awasi Ketat Masjid-masjid yang Dapat Lisensi Gelar I’tikaf

Masjid Ali Pasha di Kairo, Mesir. Sumber Foto : Republika.
(Gambar hanya ilustrasi)

Senin, 4 Juni 2018 

Kairo – Kementerian Wakaf Mesir, bekerja sama dengan Badan Pengawas dan Keamanan, memperketat pengawasan terhadap masjid-masjid yang mendapat izin pemerintah untuk menggelar ibadah I’tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Dilansir dari Al-Arabi Al-Jadid, Ahad (03/06), Kementerian Wakaf memutuskan melarang setiap masjid yang tidak berlisensi untuk menggelar i’tikaf. Masjid-masjid di seluru kota dan desa yang tidak mendapat lisensi harus dikunci setelah shalat tarawih.

Bagi yang melanggar akan berhadapan dengan hukum. Pemerintah daerah diminta untuk mengawal peraturan ini dan melaporkan masjid-masjid yang melanggar.

Menteri Wakaf, Dr. Mohamed Mokhtar Gomaa, meminta bawahannya di setiap provinsi untuk mendatangi masjid-masjid yang mendapat lisensi menggelar I’tikaf untuk memastikan tidak ada pengajian-pengajian agama atau pertemuan di dalam masjid selama sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Salah seorang pejabat Departemen Wakaf di tingkat provinsi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempat mata-mata di masjid-masjid tersebut. Agen-agen itu yang nantinya akan menyampaikan pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan Departemen Wakaf dengan cepat ke pihak berwenang. Pengurus masjid yang melanggar dapat segera dicopot.

Pasukan keamanan juga dikerahkan untuk berpatroli di sekitar masjid selama 10 hari terakhir Ramadhan. Mereka diharuskan membuat laporan harian tercatat dari setiap masjid yang dijaga untuk mengetahui aktivitas di masjid selama I’tikaf.

Sumber tersebut menambahkan, tidak boleh ada kajian keislaman selama I’tikaf.

Ia menjelaskan, jumlah masjid yang mendapat izin menyelenggaran I’tikaf sebesar 3.470 masjid. Padahal terhapat hampir 80 ribu masjid di bawah pengelolaan Kementerian Wakaf. Angka ini menunjukkan bahwa masjid yang mendapat izin menggelar I’tikaf hanya empat persen saja.

Masjid-masjid yang mendapat izin dipilih dengan cermat dan akurat, dengan kerja sama antara Kementerian Wakaf dan Dinas Kemanan, terutama “Keamanan Nasional”. Masjid-masjid yang dikelola oleh ormas atau gerakan Islam tidak mendapat izin. Mayoritas masjid itu berada di provinsi Kairo, Iskandariya, Jiza dan Daqliya.

Sumber: Al-Araby Al-Jadid

0 Comments

Posting Komentar