Jumat, 07 September 2018

Keutamaan Puasa Arafah



Keutamaan Puasa Arafah

Sahabat Muslimah, insyaAllah besok kita akan memasuki hari ke-9 di bulan Dzulhijjah. 

Tanggal 9 Dzulhijjah merupakan hari Arafah. Hari Arafah memang salah satu hari istimewa, karena pada hari itu Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, ‘Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?‘” (HR. Muslim, no. 1348; dan lainnya dari ‘Aisyah). 

Bagi jamaah haji pada hari tersebut akan melakukan wukuf di Arafah yang merupakan rukun inti dari ibadah haji. Sedangkan kaum Muslimin yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, disunnahkan untuk melakukan puasa Arafah.

Hukum puasa Arafah adalah puasa sunnah yang sangat dianjurkan, sunnah muakad. Puasa Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa. 

Keutamaan itu diantaranya Pertama, Penghapus Dosa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah). 

Alangkah pemurahnya Allah Ta’ala. Dengan puasa sehari dapat menghapuskan dosa. Demikianlah keutamaan puasa Arafah: ia dapat menghapuskan dosa selama dua tahun. Yakni dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya. 

Kedua, keutamaan hari Arafah adalah pembebasan dari api neraka. Sebagian ulama menjelaskan bahwa pembebasan dari neraka pada hari Arafah diberikan Allah bukan hanya kepada jamaah haji yang sedang wukuf, melainkan juga untuk kaum muslimin yang tidak sedang menjalankan haji.

Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim) 

Ketiga, keutamaan puasa Arafah lainnya adalah ke-mustajab-an doa. Hal ini telah diriwayatkan dalam sebuah hadist yang berbunyi “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir (Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. MilikNyalah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi, hasan) Secara umum doa orang yang berpuasa akan dikabulkan oleh Allah.

Ditambah lagi dengan keutamaan waktu hari Arafah yang merupakan sebaik-baik doa pada waktu itu, maka semakin kuatlah keutamaan terkabulnya doa orang yang berpuasa Arafah pada hari itu. 

MasyaAllah, sungguh luar biasa keutamaan dari puasa Arafah. Semoga kita yang sedang tidak melakukan wukuf di Arafah bisa melakukan puasa sunnah tersebut ya.... Aamiin

——————————
Silakan share dengan mencantumkan sumber *Info Muslimah Jember - Inspirasi Wanita Shalihah*
——————————
Follow kami di:




——————————
Grup WhatsApp: 08978632838
——————————

0 komentar:

Posting Komentar