Jumat, 07 September 2018

Rincian Amalan di Awal Dzulhijjah



[Kajian Fiqh] 

Rincian Amalan di Awal Dzulhijjah

Ini amalan-amalan yang bisa diamalkan oleh kaum muslimin yang tidak berhaji.

 1 - 9 Dzulhijjah

• Puasa sunnah awal Dzulhijjah. 
• Perbanyak takbir mutlak, tidak dibatasi waktu dan tempat. Boleh saat di pasar, di jalan, di kendaraan, di rumah, diperintahkan untuk terus bertakbir seperti layaknya takbiran hari raya.
• Perbanyak amalan shalih seperti sedekah.
• Larangan potong rambut dan kuku dari awal Dzulhijjah sampai hewan qurban disembelih.

 9 Dzulhijjah

• Puasa Arafah.
• Perbanyak doa di hari Arafah karena sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.

 9 Dzulhijjah Ba'da Shubuh Hingga Waktu Ashar pada Hari Tasyriq yang Terakhir (13 Dzulhijjah)

• Perbanyak takbir muqayyad, yaitu setelah shalat lima waktu maupun shalat sunnah. Baiknya tetap mendahululan dzikir setelah shalat kemudian perbanyak takbir.

* Wanita diperintahkan melirihkan suara, sedangkan laki-laki mengeraskan suara takbir.

 10 Dzulhijjah

• Shalat Idul Adha
• Penyembelihan qurban
• Tidak boleh puasa

 Hari-Hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah)

• Penyembelihan qurban
• Tidak boleh puasa
• Perbanyak doa sapu jagad: Rabbana aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Wallahu waliyyut taufiq, hanya Allah yang beri taufik dan kemudahan untuk mengamalkan amalan shalih diatas. 

——————————
Silakan share dengan mencantumkan sumber *Info Muslimah Jember - Inspirasi Wanita Shalihah*
——————————
Follow kami di:




——————————
Grup WhatsApp: 08978632838
——————————

0 komentar:

Posting Komentar