Selasa, 30 Oktober 2018

Poligami dalam Islam


[KAMPANYE #SaveTheFamily

/ Poligami dalam Islam /

Oleh: Rana Mustafa

Allah berfirman dalam ayat tersebut bahwa tidak mungkin untuk menjadi adil diantara perempuan, tidak ada kecenderungan, tidak ada kenaikan atau penurunan hak mereka. 

Jadi, adil itu dibutuhkan, tetapi tidak mungkin ketika menyangkut cinta dan hubungan suami istri, adil dalam area ini tidak diperlukan karena laki-laki tidak bisa adil dalam hal cinta, dan hal ini didukung dengan yang diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu anha:

«كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقسم فيعدل ويقول: اللهم إن هذا قسمي فيما أملك، فلا تلمني فيما تملك ولا أملك»

“Nabi saw membagi dengan adil dan berkata, “Ya Allah, ini adalah pembagianku pada apa yang aku miliki, jangan salahkan aku pada apa yang Kaum miliki dan aku tidak miliki.” Maksud beliau (saw) adalah hatinya, diriwayatkan oleh Al Hakim dan Ibnu Hibban.

Allah telah memerintahkan untuk menghindari kecenderungan mutlak pada satu istri, ini berarti bahwa beberapa kecenderungan diperbolehkan karena konsep pelarangan kecenderungan mutlak berarti beberapa darinya diperbolehkan. 

Jadi makna ayat ini adalah untuk menghindari kecenderungan sepenuhnya/mutlak, karena kecenderungan mutlak membuat posisi perempuan seperti “menggantung”, seolah-olah ia tidak memiliki suami padahal ia tidak bercerai. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda, 

«من كانت له امرأتان يميل لإحداهما على الأخرى جاء يوم القيامة يجر أحد شقيه ساقطاً أو مائلاً»

“Barang siapa yang memiliki dua istri dan ia lebih cenderung terhadap salah satu daripada yang lainnya, pada hari Kiamat, ia akan menyeret salah satu dari kakinya yang jatuh atau bengkok.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Inilah topik poligami sebagaimana disebutkan dalam nash-nash syariah. Fakta yang terjadi saat ini adalah pemalsuan efek syariah ini terhadap perempuan yang dibuat seolah menjadi ketidakadilan dan pelanggaran atas hak mereka. Ini adalah tindakan yang disengaja untuk menodai hukum syariah membuatnya terlihat seperti tindakan yang dapat merusak masyarakat. 

Semua pembahasan problematika keluarga akibat penindasan, kekerasan, pengabaian anak-anak dan broken home, dibuat seolah-olah muncul hanya pada keluarga yang memiliki istri kedua!

Mereka yang memalsukan fakta ini telah mengabaikan dampak positif poligami dalam masyarakat dimana pernikahan poligami diperbolehkan, bisa dilihat praktek “istri simpanan” tidak terjadi, sedangkan dalam kelompok dimana pernikahan poligami dilarang akan memiliki permasalahan maraknya “istri simpanan”, terlebih poligami mengatasi banyak masalah yang muncul dalam masyarakat sebagai komunitas kemanusiaan dan perlu untuk diselesaikan dengan poligami. Berikut adalah contoh-contoh permasalahan.

1) Istri mungkin tidak subur (mandul), jika seorang suami tidak diperbolehkan menikahi perempuan lain, ia harus menceraikan istri pertamanya, menghancurkan keluarga atau akan mencabut kesenangan laki-laki terhadap keturunan dan anak-anak. Hal ini memperberat insting orang tua yang memancar dari naluri kebapakannya.

2) Sang istri sakit, dan tidak dapat memenuhi kebutuhan seksual, atau merawat rumah, suami dan anak, dan suami tidak ingin menceraikannya, tetapi hidup bersamanya saja tanpa ada istri yang lain tidak akan membuatnya tenang.

3) Reproduksi dalam suatu bangsa, masyarakat atau negara mungkin tidak berimbang antara populasi laki-laki dan perempuan. Jumlah perempuan bisa jadi lebih banyak dari jumlah laki-laki. Tidak ada keseimbangan antara laki-laki dan perempuan, dan hal ini nyaris menjadi realita di banyak masyarakat dan negara, tidak ada solusi untuk permasalahan lain kecuali pembolehan poligami.

4) Perang atau revolusi yang mungkin merenggut ribuan nyawa, terutama laki-laki, menyebabkan ketidakseimbangan jumlah laki-laki dan perempuan, seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II Jerman, contohnya, mendorong poligami karena jumlah laki-laki yang gugur dalam perang sangat banyak yang mengakibatkan ketidakseimbangan demografi penduduk.

Ini adalah masalah-masalah nyata pada peradaban manusia dan berbagai bangsa. Jika poligami dilarang, hal ini mungkin tidak akan bisa dipecahkan, dan solusi untuk masalah tersebut hanyalah poligami. Meskipun begitu, harus diketahui bahwa masalah ini dengan berbagai kasusnya memang nyata terjadi dalam peradaban manusia, namun itu semua bukanlah menjadi alasan untuk poligami atau juga syarat.

Islam telah membolehkan poligami dan tidak menjadikannya kewajiban. Meskipun poligami adalah hukum syariah yang tercantum dalam Al Quran, budaya kapitalis dan propaganda Barat, yang berat sebelah dan memusuhi Islam khususnya (dan tidak pada agama lain) telah mendistorsikan poligami dan memandangnya sebagai serangan dan titik lemah yang dapat mereduksikan Islam. 

Propaganda ini telah mempengaruhi Muslim. Sebagian dari mereka mengambil posisi sebagai pembela dan memberikan interpretasi yang salah untuk mencegah poligami, mengikuti propaganda yang salah yang diserukan oleh musuh Islam. 

Dan sebagian mereka mengambil posisi yang sama dengan para musuh ini tanpa disengaja dengan mengangkat slogan, meluncurkan kampanye demi kampanye menggunakan slogan kesetaraan dan hak perempuan, yang telah menjadi tuntutan global melalui konferensi-konferensi dan piranti hukum yang diadopsi, yang mengikat untuk diimplementasikan di dunia Islam.

Oleh karena itu, perlu untuk memperingatkan kaum muslim fakta bahwa kebaikan (Husn) adalah apa yang menurut Syariah itu baik, dan keburukan (Qabh) adalah apa yang menurut syariah itu buruk. Apa yang diperbolehkan oleh Syariah adalah hasan dan apa yang dilarang syariah adalah qabih. 

Poligami, baik dia memberi efek nyata atau tidak, dan apakah menyelesaikan masalah yang telah terjadi atau tidak, poligami diperbolehkan oleh syariah dan disebutkan dalam Al Quran, dan oleh karena hal ini (poligami) adalah Hasan dan menghalangi poligami adalah qabih, karena termasuk mengingkari hukum. Kebolehan poligami dan tidak menjadi kewajiban untuk membuat poligami menjadi solusi paling efektif bagi komunitas manusia dan masyarakat.

—————————————

Silahkan share dengan mencantumkan sumber *Info Muslimah Jember - Inspirasi Wanita Shalihah*

——————————
Follow kami di:





——————————
Grup WhatsApp: 08978632838
——————————

0 komentar:

Posting Komentar