Sabtu, 17 November 2018

Sahkah Shalat Menggunakan Mukenah Bergambar?


[KAJIAN FIQH]

Sahkah Shalat Menggunakan Mukenah Bergambar?

Tanya :

Assalamualaikum Wr.Wb.
Akhir-akhir ini mukenah anak bergambar karakter seperti Barbie, Hello Kitty dan lainnya sedang marak. Bagaimana hukumnya shalat menggunakan mukenah tersebut? Dan apakah sah shalatnya? Terimakasih Ustazah. 

Jawab : 

Bunda shalihah, untuk menjawab pertanyaan ini, sebelumnya kita harus memahami hukum tashwir (menggambar) dalam Islam. Islam telah mengharamkan tashwir (menggambar). Dalilnya sebuah hadits bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُعَذَّبُونَ فَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ 
Sungguh orang yang melukis gambar ini akan diazab pada hari kiamat kelak. Mereka akan diminta untuk menghidupkan makhluk yang mereka lukis tersebut. [HR al-Bukhari, no. 1999]. 

Ini berlaku bagi gambar yang benar-benar menyerupai mahluk hidup seperti tokoh Barbie, Cinderella, atau gambar hewan yang sangat mirip. Adapun gambar boneka (mahluk hidup) seperti Hello Kitty yang tak menyerupai kucing, atau sejenisnya maka boleh. Demikian ganjaran bagi pelukisnya. Adapun memakai pakaian tersebut juga merupakan perbuatan dosa karena memajang sesuatu yang haram untuk dibuat. 

Bahkan dalam sabdanya yang lain, beliau ﷺ menyampaikan bahwa rumah yang di dalamnya terdapat lukisan makhluk hidup, tidak akan dimasuki oleh malaikat rahmat. 

Jika pakaian yang dipakai shalat tidak bergambar mahluk hidup, namun memiliki motif gambar yang terlalu mencolok, ini sebaiknya dihindari. Sebagiamana yang dilakukan baginda kita, Rasulullah ﷺ. Aisyah Radhiyallahu anha berkata :

أَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي خَمِيْصَةٍ لَهَا أَعْلاَمٌ فَنَظَرَ إِلَى أَعْلاَمِهَا نَظْرَةً فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ : اذْهَبُوا بِخَمِيصَتِي هَذِهِ إِلَى أَبِي جَهْمٍ وَأْتُونِي بِأَنْبِجَانِيَّةِ أَبِي جَهْمٍ، فَإِنَّهَا أَلْهَتْنِي آنِفًا عَنْ صَلاَتِي 

Rasûlullâh ﷺ pernah shalat dengan pakaian khamishah yang bercorak. Dalam shalatnya beliau memandang sekilas corak pakaian tersebut. Setelah selesai shalat, beliaupun berkata: 

“Serahkan khamishah ini kepada Abu Jahm, dan ambilkan untukku pakaian ambijaniyah hadiah dari Abu Jahm. Karena, pakaian khamishah tadi melalaikan khusyuk shalatku”. [HR al-Bukhâri, no. 373] 

Pakaian anbijâniyyah adalah pakaian kasar yang tidak bercorak. Sedangkan pakaian khamishah memiliki corak ataupun gambar.

Dalam hadits shahih lainnya Rasûlullâh ﷺpun menyuruh ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma untuk menyingkirkan gorden bermotif karena, karena lukisannya senantiasa membayangi beliau SAW dalam shalatnya.

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Bila kain bergambar yang berada di hadapan orang shalat bisa melalaikannya, maka begitu pula bila gambar tersebut dipakai di baju orang yang sedang shalat. Bahkan, gambar yang dipakai itu lebih melalaikan lagi”. [Fathul-Bari, 10/391]. 

Lalu, apakah shalat si pemakai mukenah bergambar ini sah? Jawabannya sah. Karena syarat sah dalam pakaian yang dipakai musholli (oarng yang shalat) adalah harus suci dan menutup aurat dengan sempurna yang tak menampakkan warna kulitnya. Tidak disyaratkan bermotif tau tidak. Hanya saja pelakunya melakukan keharaman jika gambar mukenah tadi menyerupai mahluk hidup. Wallahu a’lam bis shawab

[Usth. Wardah Abeedah]

===
Silahkan share dengan mencantumkan sumber *Info Muslimah Jember - Inspirasi Wanita Shalihah*

——————————
Follow kami di:





——————————
Grup WhatsApp: 08978632838
——————————

0 komentar:

Posting Komentar