Sabtu, 06 Juli 2019

Keluarga Berencana, Keluarga Samara


[KAMPANYE SISTEM ISLAM WUJUDKAN KETAHANAN KELUARGA] 

/Keluarga Berencana, Keluarga Samara/

Oleh: Gadinia Bunga Vita, ST.

29 Juni 2019, merupakan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Dengan slogan "Cinta Keluarga, Cinta Terencana", peringatan Harganas tahun ini bertujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Keluarga bahagia dan sejahtera merupakan dambaan setiap keluarga. Akan tetapi,  kenyataan yang ada tidak semanis dan seindah angan-angan. Keluarga Indonesia masih memiliki problem yang tak kunjung usai. Angka perceraian dari tahun ke tahun semakin meningkat, begitu pula kekerasan dalam rumahtangga, kemiskinan, narkoba, pergaulan bebas.

Problem keluarga di negeri ini jika kita telaah bukan disebabkan oleh banyak atau sedikitnya anak . Sehingga perencanaan dalam keluarga, tidak melulu tentang pembatasan jumlah anak pada setiap keluarga. Karena, banyaknya jumlah keluarga tidak berpengaruh pada kesejahteraan keluarga jika dipandang dari segi keimanan. 

Allah swt telah menjamin Rizki bagi tiap jiwa, Setiap makhluk yang berjalan di muka bumi diberi rezeki, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
“Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (Huud: 6).

Keluarga Indonesia merupakan potret keluarga sekuler, dimana tujuan pernikahan  tujuan pernikahan sekadar melegalkan urusan syahwat atau status sosial, bukan dibangun untuk tujuan ibadah dan membangun peradaban. Sekularisme menjadi akar masalah karut marut keluarga Indonesia.

Keluarga Berencana Versi Islam

Banyak sekali pasangan yang menikah didahului oleh pacaran, bahkan menikah karena pasangannya sudah berbadan dua. Dan ini sudah menjadi fenomena di masyarakat baik di desa maupun di kota.

Seorang muslim sudah seharusnya merencanakan pernikahan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari pemilihan pasangan, tata cara pernikahan, perencanaan memiliki anak, baik jumlah maupun kualitas anak yang akan dilahirkan, pendidikan anak-anak diarahkan dengan dasar Aqidah Islam.

Bahkan Suami dan Istri mempersiapkan diri dengan menambah ilmu tentang bagaimana menjadi Suami atau Istri yang baik di hadapan Allah, bagaimanakah cara mendidik anak-anak sesuai dengan apa yang diharapkan Allah swt, dan dicontohkan oleh Rasulullah saw.

Sehingga suami istri akan merancang bagaimana agar tercipta keluarga sakinah, mawadah wa rahmah yang taat syariah. Seperti keluarga bebas dari riba, keluarga bebas dari pacaran, keluarga bebas dari budaya liberal. 

Keluarga yang terencana dengan baik akan menghasilkan generasi yang baik, sehingga Sakinah, mawadah,  wa rahmah benar-benar terwujud.

Membahas keluarga berencana bukan sekedar masalah membatasi jumlah keluarga. Akan tetapi lebih pada merencanakan keluarga agar bisa melahirkan anak-anak yang Sholih,  yang menjadi generasi penerus yang memiliki Syakhsiyah Islamiyah, Faqih Fiddin, dan Terdepan dalam Saintek. Agar keluarga muslim bisa bermanfaat untuk Ummat dan siap untuk menjadi pemimpin dunia. Hal ini semua tidak lepas dari peran negara dalam mewujudkannya. 

Dalam Islam, negara (khilafah) harus mampu menjalankan segala tugasnya. Inilah institusi yang mengatur urusan umat, baik dalam negeri maupun luar negeri. Ia juga  akan menjaga iman masyarakat, mewujudkan lingkungan yang Islami dan memberikan sanksi yang tegas.

 Maka dengan penerapan Islam secara kaffah, akan terwujud keluarga kokoh. Allahu a'lam bis shawab.

#IslamMenjagaKeluarga 
#InfoMuslimahJember 
@infomuslimahjember 
#jember #islam #keluarga #family #harganas 
——————————
Silahkan share dengan mencantumkan sumber Info Muslimah Jember - Inspirasi Wanita Shalihah
——————————
Follow kami di:

Facebook: fb.com/InfoMuslimahJember

IG: instagram.com/InfoMuslimahJember

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCzg4c72yhNO7DwHUlR0_gtA

Website: www.infomuslimahjember.com

——————————
Grup WhatsApp: +628978632838
——————————

0 komentar:

Posting Komentar