Senin, 25 November 2019

HAM DAN NASIB PEREMPUAN



Oleh : Faiqoh Himmah*)

Salah satu narasi dalam festival  HAM yang berlangsung 19-21 November lalu, adalah keterkaitan HAM dengan persoalan-persoalan perempuan.

Kemiskinan perempuan, kekerasan terhadap perempuan, bahkan terpapar dan ikut sertanya perempuan dalam aksi-aksi teror adalah karena diabaikannya HAM.

Kemiskinan perempuan misalnya, adalah dampak dari ketergantungan ekonominya pada laki-laki (suami). Karena dalam perkawinan, suamilah pencari nafkah.

Kekerasan perempuan pun demikian. Dalam pandangan feminis, adalah akibat budaya patriarki. Laki-laki lebih berkuasa daripada wanita. Bahkan suami punya hak untuk memukul istrinya. Budaya yang diskriminatif dan tidak ramah HAM inilah yang menurut mereka memicu kekerasan perempuan.

Bahkan kini, muncul istilah perkosaan dalam perkawinan. Sebagai sebuah "sub" baru kekerasan dalam rumah tangga. Menurut mereka posisi perempuan begitu lemah karena wajib melayani suami jika tidak, maka akan mendapatkan laknat para malaikat. Padahal mereka (para istri) punya hak atas tubuh mereka sendiri.

Terlibatnya perempuan dalam aksi-aksi teror pun tersebab adanya kewajiban bagi istri untuk taat pada suaminya. Mereka mencontohkan tragedi bom surabaya dan yang terbaru peristiwa penusukan Wiranto, dimana pelaku mengajak serta istrinya.

Jika dicermati lebih dalam, apa yang mereka narasikan HAM untuk perempuan hakikatnya adalah serangan-serangan terhadap syariat Islam.

Dan anehnya, mereka yang getol memperjuangkan hak asasi perempuan ini diam kala perempuan-perempuan Rohingnya, Uyghur, Palestina diperkosa, dianiaya, diusir dari rumahnya. 

Nyaris tak ada suara dan pembelaan berarti bagi perempuan-perempuan yang nyata-nyata dengan mata telanjang kita saksikan mereka adalah korban kekerasan massal. Bahkan kekerasan dan teror yang "diijinkan" negara dan dunia. 

Kemana HAM untuk mereka???

Untuk itu, kita perlu menunjukkan kebathilan ide HAM dan mengantarkan cahaya kebenaran Islam, yang merupakan satu-satunya solusi bagi perempuan. 

InsyaAllah dalam satu pekan ke depan, Info Muslimah Jember akan menyajikan keagungan hukum-hukum Islam yang memanusiakan, memuliakan dan menghormati perempuan.

Jangan lewatkan!

*) Pimred Info Muslimah Jember

0 komentar:

Posting Komentar